Santri di MRI dilayani dengan baik dan didampingi oleh wali asrama yang mengawasi dan membimbing pendidikan santri selama di asrama. Dengan kompetensi wali asrama yang terus ditingkatkan, menjadikan pelayanan kepada santri senantiasa menjadi perhatian utama MRI.

Khusus santri baru, untuk memudahkan masa transisi mereka dari lingkungan rumah ke lingkungan pesantren, MRI mengadakan program pengenalan pesantren dan kreativitas santri (MATRIKS) agar tidak terjadi culture shock (kekagetan dengan budaya baru) yang bisa mengganggu proses pendidikan mereka ke depan.

Bimbingan belajar santri di asrama dilakukan oleh guru mata pelajaran berdasarkan kebutuhan santri dan dibawah koordinasi wali asrama. Hal ini memberikan suasana belajar yang tidak monoton.

Manajemen uang saku bagi santri MRI dilaksanakan oleh wali asrama bekerjasamadenganpengelolakeuangandengan sistem tabungan asrama untuk membiasakan budaya menabung bagi santri dan pola hidup hemat. Santri hanya diperkenankan mengambil uang jajan maksimal sebanyak Rp. 75.000 /pekan.

Layanan laundry tersedia di setiap asrama agar santri memiliki waktu lebih untuk mengerjakan hal yang lain, tanpa harus tersita waktunya mencuci pakaian, terkecuali pakaian dalam serta perlengkapan pribadi seperti: Sepatu, sandal, kaus kaki, dsb.

Layanan bagi santri yang sakit, tersedia Klinik Kesehatan yang memberikan layanan pengobatan dari hari Senin-Ahad dan dalam posisi siap siaga walaupun di hari libur. Kunjungan Dokter Umum di Klinik Kesehatan NFBS setiap hari Sabtu siang dan layanan Dokter Spesialis Gigi setiap hari Kamis dan Sabtu siang, sedangkan untuk layanan rujuk ke Rumah Sakit dijadwalkan sepekan sekali sesuai dengan kebutuhan.

NFBS juga memiliki minimarket “Nufimart” yang melayani kebutuhan para santri. Orang tua santri dapat memesan kebutuhan untuk anak-anaknya dengan sistem pembayaran transfer via Bank.